Sabtu, 7 Maret 2009 ==> Welcome to My Paradise…

Gue tidur cukup nyenyak semalem. Ranjangnya nyaman… n karena gue dapet ranjang twin, gue jadi bebas merdeka tidurnya… mau gaya apa aja juga bisa wkwkwkwk…
Menu breakfast cukup bervariasi. Nasi goreng, mie goreng, salad, bubur, lontong sayur, omelet, bakery, juice, dll. Rasanya juga lumayan…

Jam 1/2 8 kita berangkat menuju Padang, untuk kemudian naik boat menuju pulau Sikuai.
Masa bentuk boat yang akan bawa kita ke Sikuai, persis sama dengan apa yang gue mimpiin beberapa bulan yang lalu loh. Cuma dalam mimpi gue itu ceritanya gue ke Bangkok kalo ga salah hahahaha…
Pelan2 boat ini melaju… meninggalkan Padang di belakang sana… menjauhi Dermaga Wisata Bahari… menjauhi Teluk Bayur… melintasi pulau2 kecil… menuju 1 pulau di depan sana… Pulau yang terkenal dengan keindahan alam tropisnya.

Satu jam kemudian… tepat jam 1/2 12, sampailah kita di Pulau Sikuai. Allloooooohhhhhhaaaaaaa…

alam-sekitar-sikuai
welcome2

A place where we can dance n drink
A place where we can share some weed
A place where there’s no bull shit and…
everybody can come

Welcome to my paradise
Where the sky so blue
Where the sunshine so bright
Welcome to my paradise
Where you can be free
Where the party never ending

Hmmm… sebutkan apa kriteria yang membuat sebuah pulau disebut indah… TEMUKAN DI SIKUAI ini. Pemandangannya bener2 bikin adem hati. Lautan biru terbentang luas… dengan gugusan pulau2 kecil di sekitar yang tampak jelas… gunung menjulang kokoh… jajaran pohon kelapa yang tertata rapi… pasir keemasan tertimpa cahaya matahari… hihihihi… ***pinter juga ya gue nyusun kata2nya***

Di sebelah gue, berdiri seorang cowok yang sedang telepon. Biasanya gue pasti langsung ketawa begitu denger nada kekagumannya dalam logat Jawa kental. Tapi kali ini… gue cuma bisa mengiyakan apa yang dia katakan ke someone di seberang sana…
“Suummpaaahhh… uuuuaaaaapik tenan pulau ne. Aku nembe wae teko iki… wuiiihhh segoro ne biru… ora ono larahan babar pisan. Laut e resik… pasir e yo resik… sumpaaaahhh uuuuaaaaapik tenan. Aku betah nang kene! Kowe kude rene mengko… kowe ora bakal getun!”

Wes… ra sah bali sisan wae lah Mas!!! =)) =))

Di dalam cottage sendiri pun desainnya semua back to nature. Lantai kayu… furniture kayu… kamar mandi juga back to nature sampe2 banyak pasukan semut😀
Eemang begitulah kalo kita berlibur ke pulau. DI PULAU… bisa dapet siaran TV komplit aja sudah bagus hahahaha…
BTW, mungkin kalo di Jakarta atau kota2 lainnya, rate kamar gue ini sekitar 300 – 400RB lah… TAPI INI DI PULAU JENDRAL!!! Wajar kalo mahal hihihi…
Cottage ini juga tanpa air panas… tanpa bath up… dan kamar mandi tanpa sekat alias kamar mandi basah. Keunikan lainnya, listrik di sini padam dari jam 10 pagi s/d jam 5 sore. Maklum… belum ada PLN, semua masih pakai diesel… makanya kudu di-aplus biar hemat BBM hihihihi.

Hari ini gue cuma main2 di pantai dan berenang di kolam renang depan kamar. Pasirnya empuk juga… mirip2 di Kuta kayaknya. Mungkin bisa dibilang Sikuai ini adalah cerminan “Bali 20 tahun yang lalu”…

sunset-dari-gunung-sikuaiJam 1/2 6 gue n beberapa peserta yang lain naik ke puncak gunung Sikuai. Bukannn… bukan naik dengan pakaian perang bak pendaki2 gunung Jayawijaya hahahaha… Kita naik hanya dengan sandal jepit… Kan ke atasnya sudah ada tangga😀
Jumlah anak tangganya mungkin 500-an kali ya… Tapi cepet kok… paling 10 – 15 menit sudah sampe. Pemandangan dari atas puncak gunung bener2 ga ada duanya. Sejauh mata memandang… hanya ada samudra biru… dengan ornamen gugusan pulau… dan beberapa kapal nelayan tampak melintas. Semuanya cantik… serasi… sepadan… selaras. Ahhh siapa bilang Indonesiaku tidak punya tempat yang bisa dibanggakan? ***cieleeeeeeeeeeeeeeeeeeee***
Dari atas sini kita jadi tampak kecil… ga ada apa2nya dibandingkan dengan mahakarya Tuhan yang begini sempurna.

kolam-di-puncak-gunung-sikuai
Di atas puncak gunung ini ada kolam renangnya… tapi ga layak buat berenang. Airnya butek. Ya… maklum… siapa pula yang kerajinan bolak balik bersihin nih kolam? Siapa pula yang kerajinan naik ke sini cuma buat berenang? hehehehe…

Menu lunch dan dinner serupa tapi tak sama… semuanya pedes2… kering… dan gerahhhhh lokasinya hihihihi… Tapi inilah kehidupan lain selain kehidupan yang biasa kita jalanin selama ini, yang menarik untuk dinikmati sekali2. ***catat!!! Sekali2nya ya… Tiap hari mah amsyonk juga wkwkwkwk***

t0-be-continue