Tahu kau ada di dalam rahimku sepuluh hari yang lalu…
Bahagianya… tak terlukiskan…

“Dessy………………………………………….. ini………………………
KANTONG JANIN kamu kelihatan!“
“Hah?????? Tandanya apa, Dok?“

“Tandanya ada kehamilan, Nak. Tapi masih kecil banget.“

Kusiarkan berita gembira kehadiranmu…
Sejuta doa dipanjatkan untukmu…
Sejuta harapan diucapkan untukmu…
Dan sejuta puji syukur ditujukan ke Penciptamu…
Anakku… kunikmati detik-demi-detik kehadiranmu…

Dan ketika flek itu berubah menjadi pendarahan…
Dan ketika aku harus memperjuangkanmu di ruang UGD…

“Dokter, apakah kandungan saya bisa dipertahankan?”

“Ya harus dipertahankan, Nak. Tuhan pasti mau pertahankan. Kita harus berprasangka baik ya, Nak.”

Anakku… bertahanlah di dalam sini sayang…

Hari ini, 16 September 2010, tepat 10 hari setelah berita kehadiranmu……………………………………………………………………

“Jadi gini ya, Des… kantong janin kamu ini sudah lepas dari posisi seharusnya.” *Dokter menunjuk ke layar monitor*
“Kenapa bisa lepas, Dok?”

“Macam2 penyebabnya, Nak… bisa karena proses konsepsi yang kurang baik, bisa karena hormon, bisa karena pelengketan yang kurang… macam2, Nak…”

Dokter terdiam sesaat… gua dan David juga terdiam.

“Ini hasil test HCG urine kamu. Negatif! Artinya sudah tidak ada kehamilan.”

Gua terdiam… kehamilan ini berakhir! Kehamilan ini berakhir!

“Karena masih kecil banget, saya tidak perlu kuret. Kamu minum obat Methergin 0,125mg ini aza. Dua kali sehari. Nanti kamu akan pendarahan… mungkin sekitar 9 hari… dan sedikit mules.”

Gua terdiam… kehamilan ini berakhir! Kehamilan ini berakhir!

“Tabah ya Des… tabah ya Vid… gpp ya…”

* * *

Malam ini…
Ku pandangi Methergin yang diresepkan dokter sore tadi…
Haruskah ku telan obat peluruh kandungan ini…
Jika kau masih ada di dalam sini… walaupun lemah… sampai hatikah aku meluruhkanmu?
Pun ketika dokter berkata kau sudah tidak lagi menempel di posisi yang seharusnya?

Selamat jalan anakku…
Jikalau kamu sudah bertemu kembali dengan penciptaMu…
Ucapkanlah syukur atas sepuluh hari kebersamaan yang telah kita lalui…
Mama Dessy dan Papa David mencintaimu…


We shall overcome…
We shall overcome…
Deep in my heart… I do believe…
We shall overcome someday…