Huuaaaa… di kantor gua sedang terjadi kehebohan. Saking hebohnya… gua sampai ga bisa BBS di kantor… *bobo2 siang qiqiqiqiqi…*
Padahal ya… biasanya gua bisa BBS loh barang 1/2 – 1 jam ^^

Jadi gini… yang namanya juga kantor kecil…
Dimana owner’nya ya dia… yang pegang kas bank juga ya dia…

Dimana owner’nya ya dia… yang pegang marketing juga ya dia…

Dimana owner’nya ya dia… yang ngurusin teknik juga ya dia…

He3x… maksud gua… ada 3 owner di sini… tapi sekali lagi namanya perusahaan kecil… jadi semua owner’nya kerja juga.

Nah… ceritanya… ada 1 owner yang sedang kebingungan. Dan owner tersebut adalah mama gua ha3x…

Gini… di kantor gua ini ada 2 kas, 1 kas kecil, 1 kas bank. Kas bank dipegang sama mama… kas kecil dipegang sama karyawan ceweq.
Setiap bulan… biaya kas kecil, anggaplah misalnya 5 juta.

Dalam 1 bulan… ada aza karyawan2 yang kas bon di kas kecil. Jumlah kas bon karyawan setiap bulan… anggaplah misalnya 2 juta.
Tapi…………………………
Kas bon karyawan itu setiap akhir bulan diganti’in sama kas bank. Jadi dengan kata lain… setiap bulan… kas bank keluar uang 5 juta untuk kas kecil… dan 2 juta untuk kas bon… total pengeluaran 7 juta.

Sedangkan perhitungan gaji karyawan… anggaplah misalnya 10 juta / bulan… dipotong kas bon 2 juta… jadi tinggal 8 juta.

Naaaaaaaaaaaahhh… si mama tuh… catat di pembukuannya… seharusnya bagaimana?
5 juta untuk kas kecil + 2 juta untuk kas bon + 8 juta untuk gaji… betul ga?
atau…
5 juta untuk kas kecil + 10 juta untuk gaji… betul ga?

Masaaaaaaaaaaaaaaaa… si mama catatnya cuma…
5 juta untuk kas kecil + 8 juta untuk gaji…
ck ck ck… Jadi kemana yang 2 juta itu? Selisih kah?

Hahahahahaha… selisih pastinya! Tapi… sekali lagi karena ini kantor kecil… dengan owner yang juga model dagang di Glodok qiqiqiqi… jadi uang tabungan mama + kas kantor itu dicampur. Dengan pencatatan pembukuan sekedarnya… si mama menganut prinsip sederhana…
Total uang yang ada (tabungan + cash) dikurangi catatan kas kantor… sisanya adalah duit si mama…

Masalahnya… si mama tuh ga rutin hitung2 setiap bulannya… berapa uang dia tepatnya.
Jadi… pengeluaran uang buat gantiin kas bon karyawan per bulan itu… ga disadari selama ini.

Pernah dulu dihitung2… dan sempat menemukan selisih yang lumayan… tapi kebetulan saat itu sedang banyak pengeluaran… dan kantor juga sempat krisis… si mama menganggap selisih itu karena dia sendiri yang besar pasak dari pada tiang.

Kepanikan terjadi… saat suatu hari… si mama entah keinget’an apa… tau2 menghitung semua jumlah uang yang ada (lagi), termasuk tabungan dan cash yang dia pegang.

Tung… hitung… hitung…
Buka-buka catatan… hitungan terakhir menunjukan jumlah uang milik mama adalah sekian…

Tung… hitung… hitung…
Lohhh kenapa sekarang… jumlah uang milik mama berkurang lagi sekian…

Duhhh… pusing tujuh keliling…
DUA PULUH JUTA LEBIH HILANG sejak Januari s/d Sempteber 2010 ini…
Kemanaaaaaa… kemana uangku?” kata si mama.

Padahal… sejak menemukan minus pertama kali itu si mama hidup super duper ngirit loh.
Setiap pergi2 kemanapun… dia bawa air mineral sendiri di tas… supaya kalau haus ga usah beli2 minum.
Beli baju + tas + sepatu… hampir ga pernah. Bahkan Imlek kemarin aza dia sampai ga beli baju…  Ngotot ga mau beli baju… padahal gua sudah bilang, gua aza yang beliin. *Baju kan harganya ga seberapa… tapi si mama sampai segitu ngiritnya*.

Sampai setahun terakhir ini… semenjak David sudah lumayan mengalami peningkatan gaji *puji Tuhan*, gua + David yang tanggung semua biaya hidup… mulai dari keperluan dapur + listrik + air + mobil + dll… tapi si mama masih menemukan saldo MINUS di tabungan dia.

Panik? Jelas………………. kemana larinya tuh uang?

Laci2 di periksain, apa ada tumpukan duit baru licin rapi yang keselip lupa dihitung…

Apa ada buku tabungan yang keselip dimana saldo tertera di dalamnya sekian juta…

hahahaha…

Jangan2 ada tuyul ya De? Masa mama ga keluar duit macem2… kok duit mama minus banyak tiap bulan?

Akhirnyaaaaaaaaaa… di saat otak sudah buntu tapi si uang ga ketahuan juga kemana ‘piknik’nya…
Kita menempuh jalan terakhir. Sebenarnya ini harusnya menjadi jalan pertama… tapi namanya manusia… memang suka lupa ada kekuatan lain yang Maha Dahsyat… yaitu kekuasaan Tuhan…

Jalan terakhir itu adalah DOA ^^
Iya… cuma 3 kata… D O A. Tapi efeknya luar biasa…

Di suatu sore yang cerah… dalam perjalanan menuju apartement… mama tiba2 berteriak, “Ketemuuuuuuuuu………

Hah… ketemu apa Ma?

Ini lohhhhhhhhh… gaji karyawan… bla bla bla…” *si mama mulai menjabarkan masalah di atas.

Welehhhhhhh… gua langsung ingat sama Lili yang bertahun2 berkutat di keuangan qiqiqi… Saat itu juga langsung gua BBM Lili… jelasin… minta pendapat…

Dan jawaban Lili ya sama dengan pemikiran gua…
Si Mama salah catat.

Dooohhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh…

Ketemu jawaban dari permasalahan yang ada… bukan berarti selesai sampai di sini.
Hari Senin… mulailah gua + mama bongkar2 arsip… sejak kapan kesalahan fatal itu terjadi…

Data2 pendukung di kumpulin… ternyata sudah sejak Januari 2006. Oh My God… kenapa sekian lama baru sadar sekarang?

Dan setelah hampir 1 minggu kita menghitung2… sampai minus + silinder mata gua rasanya tambah… kita menemukan angka hampir seharga 1 kijang Innova. Persis hampir seharga mobil yang diidam2kan David. Boooooooowwwwww… please deh… uang segitu bukan uang sedikitttttttttttttttttttttttttttttttttttttt…

Huhuhuhuhuhuhu…

Dua orang paman gua begitu dikasih kenyataan agak memilukan ini… cuma bisa pasrah…

Dan dilema muncul… di satu sisi, si mama senang banget ketemu uangnya yang selama ini raib… di sisi lain, si mama sedih… karena kantornya harus mengeluarkan sejumlah uang yang ga bisa dibilang sedikit T_T

Ya… tapi biar bagaimana juga semua kan harus diberesin kan… Jadi ya gua bilang ke mama, “Pelan2 aza Ma… nanti supaya kantor ga terlalu shock… dicicil aza bayarnya ke rekening mama…

Ahh… cicil berapa lama tuh…

Ya… 5 tahun… 10 tahun…

Yaaaaaaaaaaaa 10 tahun mah gua sudah keburu lewat…

Yeeeeeeeeeeeeeeeee… hahahahahaha…

Moga2 jadi pelajaran ya… gua jadi ingat… selama ini uang apartement, uang g1rlycl0set, uang jualan’nya David, dan uang kantor juga tumplek plek plek di rekening gua loh… Kayaknya sudah mulai musti pisahin juga niyyyyyyy…