Eehh… ada apa sih dengan wordpress… kok gua ga bisa post yaaa…😦

* * *
Ternyata ya… pelihara kucing dan kelinci itu ga bisa dijadiin 1. Mereka sih sama2 jinak… tapi yang satu manjanyaaaa ampun-ampunan. Begitu gua atau si David keluar ke halaman aza, dia langsung nyamperin sambil meonggggggggggggggg meongggggggggggggggg…

Kalau si David sih seneng2 aza. Si Meng-Meng *gua namain Meng-Meng karena mengeong melulu* di deketin… diajak main. Si Meng-Meng tidur2an, truz nempel2in badannya ke kaki david, sambil mengeong2 manja.
Kadang2 sama David didorong2… maju mundur – mundur maju. Wuahhh…

Beda kalau sama gua. Dasar gua orangnya phobia sama aneka binatang. Baru dia jalan mengeong2 aza… langsung gua dorong pakai sapu supaya mundur. Ehhh… dasar kucing kecil. Yang ada, dia malah kirain gua ajak main2 hahahahaha…

Nah… yang satu lagi… pendiam ampun2an. Kalau dipanggil ga bisa datang… kecuali kalau lapar. Jadi harus kita yang samperin dan belai2 gitu. Si Piyo *kelinci dewasa*, kalau dibelai2, matanya jadi meredup kayak ngantuk xixixi… Truz dia paling suka dikasih payung, dia bakalan ngetem seharian di bawah payung.

Kalau si Poli *kelinci kecil* lain lagi. Seperti umumnya anak kecil… dia paling suka lompat2 dan lari2an ke sana kemari, sampai gua capek sendiri ngejar2 dia. Dia juga suka mengendus2 sini sana. Tapi berhubung tingkat kecerdasan kelinci jauh di bawah kucing, gua agak takut lepasin dia tanpa pengawasan. Takutnya diserang kucing dewasa yang suka iseng masuk ke halaman gua… ataupun dia molos keluar rumah gua… dan gua yakin dia ga akan gampang balik.

Nah ya… gua mulai perhatiin nih… sejak ada si Meng-Meng… Piyo jadi tambah pendiam. Kalau dulu Piyo bisa lari2 ke kolong mobil… sekarang ngetemnya dekat kandang Poli aza. Sementara gua juga ga berani lepasin Poli selama ada si Meng-Meng. Gimana mau dilepasin… baru juga mau gua ajak main2 si Poli, si Meng-Meng langsung meong2 nyamperin.
Hmmm… intinya, si Piyo dan Poli itu agak takut sama Meng-Meng. Mungkin karena dia ga berhenti mengeong2 setiap kali ada yang keluar…

Truz masalah pub juga. Setau gua… kucing itu pub’nya selalu rapi dan ga ketahuan dimana. Ini kok si Meng-Meng pub dan pipis seenak jidatnya aza ya di halaman rumah gua. Padahal dia bisa keluar masuk rumah gua kok… jadi sebenarnya bukan masalah aksesnya dunk ya. Kalau habis makan aza kadang2 dia jalan2 ke rumah2 tetangga kok…

Kemarin puncaknya… si Meng-Meng pub dan pipis lagi… di dekat tempat ngetemnya Piyo. Halaaaaaaaaahhh… tau sendiri… gimana akhirnya… si Piyo jadi nginjek2 deh… duhhh kakinya Piyo jadi kotor banget… dan halaman rumah gua juga jadi kotor.

Akhirnya gua bilang ke David, “Vid, itu si Meng-Meng kita kasih ke pembantu aza ya… Kan dia bilang dia mau kan? Nanti kita bantuin lah kasih makan si Meng-Meng…

David setuju…

Kemarin sore… gua + David ada kondangan di Jl. Panjang. Sebelum berangkat, Meng-Meng sudah dikasih makan.

Jam 6 sore kita berangkat… tumben2an si Meng-Meng ga meong2 seperti biasa. Ya sudah… kita pikir si Meng-Meng lagi jalan2 ke rumah2 tetangga x.

Jam setengah 7 sampai di tempat resepsi. Pas turun dari mobil, si David denger suara meongggggg 2x. Tapi David pikir, itu kucing sana x… jadi ya sudah… masuklah kita ke tempat resepsi dan pesta2…

Jam setengah 9 pulang… pas naik mobil… ga kedengeran tuh bunyi meong… tapi pas mobil jalan… kok gua denger bunyi meonggggg meonggggg meonnnnngg dari balik pohon.

Sampai rumah, si Meng-Meng kebetulan juga belum ada. DEGGG gua baru sadar……………. jangannnnn-jangannnnnnnnnnnnnnn…

Jangan-jangan si Meng-Meng tadi iseng masuk2 ke kolong mobil, seperti yang selama ini dia lakukan. Dan ga sengaja terbawa sampai tempat resepsi… truz si Meng-Meng turun dari mobil pas sampai di tempat resepsi… dan pas kita pulang, dia ga kebawa lagi. Aduhhhhhhhhhhhhhhhh…

Gua sempat melow sih. Kasihan gitu loh… si Meng-Meng masih kecil, kurus, dan manja. Dia terlepas di pelataran parkir salah satu tempat resepsi di Jl. Panjang sana hikz… *semalam gua sampai ga bisa tidur, mikirin Meng-Meng*.
Apa si Meng-Meng firasat yaaa mau gua kasih ke pembantu gua… jadi dia nekat ikut kemana kita pergi… ga mau ditinggal gitu.

Ya sudahlah… moga2 Meng-Meng dikasih makan sama orang2 di sekitar sana yaaa…

Dan hari ini…
Piyo kembali menjelajah seluruh halaman rumah gua…