Pada tau kan,, penipu2 via SMS sekarang punya modus baru? Dulu-dulu modusnya “Menang Undian“… truz bermetamorfosis amat sangat tidak sempurna dari papa – mama – tante – om – terakhir gua dapet dari anak,,
Ma, isiin pulsa aku 50Rb PENTING! Jangan telepon dulu!

Sekarang giliran mereka ganti profesi jadi “Agen Pulsa Elektrik”.

Gua juga sering dapet sih SMS yang nawar2in pulsa elektrik itu. Cuma gua ga pernah respon. Lah… si David juga bisnis pulsa elektrik kok hehehe…

Tapi kemarin, reseller gua cerita.
Dia, namanya Y, tertarik sama bisnis pulsa elektrik yang “murah” itu.
Gua ga tau sih responnya gimana, yang jelas akhirnya Y transfer 100Rb ke rekening si penipu untuk deposit pulsa elektrik.

Transaksi awal lancar…………… dalam artian si Y dapet respon lagi,,, kalau dari 100Rb uang si Y yang di-top-up ke pulsa, 50RB’nya ga bisa dipakai.
Dan…… si Y berhasil transaksi pulsa nominal 50Rb’an.

Lancar transaksi pertama,,, Y mulai percaya sama penipu. Y transfer lagi 500Rb. Jadi posisi uang Y di si penipu 550RB,,, berupa saldo pulsa elektrik.

Selesai transfer,,, ga lama Y dapet balesan TOP-UP dia berhasil, saldo pulsa elektrik dia sekarang sejumlah sekian ***sebut aza*** 5,000,000. Lebih 1 NOL,,, tapi banyak selisihnya.

Hadooohhh…

Dengan itikad baik, Y telepon ke si penipu… bilang kalau TOP-UP’nya salah… dan kelebihan sekian rupiah dari yang seharusnya.

Sampai sini si penipu mulai melemparkan jaring setan. Y diminta transfer uang senilai kelebihannya itu… kalau tidak, pulsa Y yang sebenernya 550Rb akan di block,,, dalam artian ga bisa dipakai.

Yaaa bisa ditebak lah selanjutnya… Sebenernya saldo pulsa Y sudah diblock sejak transferan ke-2 ***500RB***. Yaaa…. logikanya, si penipu yang punya server itu, bisa top-up, dia bisa ambil balik dunk yaaaaaa… Masa dia bisa top-up kelebihan, ga bisa diambil sisanya :p
Lagian kalau mau block, kok di block yang 550Rb? Block aza yang 4,5Jt salah itu, ya ga?

Tapi baguslah Y ga ngikutin permintaan si penipu. Jadi dia tertipu 550Rb. Itu juga sudah cukup besar tentunya. Tapi kalau sampai JUTA’an juga ikut2an pindah tangan, lebih sakit hati pastinya.

Ughhh… sampai sini sih, kadang-kadang NEGATIVE THINKING perlu juga yaaa ^^

Ini kisah kedua,, pernah gua share via twitter. Yang mengalami gua kenal di multiply, sesama online seller.

Jadi dia,,, sebut saja namanya A, pemilik online shop, suatu hari di SMS sama X. Katanya…………….. X salah transfer sekian rupiah ke rekening A ***yang dicantumin di web online shop***. Dan si X ini bisa menyebutkan dengan lengkap, BERITA TRANSFERNYA… misalnya, “ABC”, juga nama rekening si pengirim uang.

Dan si X minta uangnya ditransfer balik ke rekening X segera. Pertamanya A curiga, kenapa return uangnya ke rekening X, bukan ke rekening si pengirim. Tapi karena X bisa sebutin berita transfernya dan nama rekening si pengirim uang ***yang katanya, suami X***, A percaya dweh. Maka pindahlah uang sekian rupiah dari rekening A ke rekening X itu.

Beberapa hari kemudian, A dikejutkan dengan berita di internet kalau dia terlibat dengan sindikat penipuan via internet. Gile… hidup lurus2 dibilang nipu… hikz…

Usut – diusut – JELAS lah…
X itu sebenernya PENIPU. Nipu korban dengan bisnis jual tiket / voucher hotel. Korban X disuruh transfer ke rekening A, disuruh cantumin berita “ABC” dan ditanya nama rekening pengirim siapa. Alesannya… karena X menerima banyak transferan, jadi biar gampang ngeceknya.

X dan A tidak saling kenal. X dapet rekening A secara random di internet.

Setelah si korban confirm sudah transfer, X langsung hubungi A… cerita kalau suaminya, salah transfer ke rekening A. X bisa menyebutkan nama pengirim uang (si korban), dan berita yang dicantumkan. Kalau ditanya A kenapa bisa salah transfer? X alesan karena ada produk A yang dia suka, dan dia sempet tulis di note. Ternyata suaminya salah baca, jadi pas mau transfer, dia transfer ke rekening A. X minta uang “salah transfer” itu dikembalikan ke rekening a/n X.

Uang korban berpindah rekening dari rekening A ke rekening X. Dan tadaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa… money laundry berhasil ck ck ck..

Pelajaran juga lah buat kita… kalau terima salah transfer, jangan dikembalikan ke rekening berbeda…………………. Kalau si-claim uang itu ga bisa kasih nomor rekening atas nama yang sama dengan yang masuk ke kita,,, wis ga usah dikembaliin hahahahahaha…
Uangnya buat makan-makan aza =))

Dipikir2 penipu sekarang tambah pinter lohhhhhhhhh…

BTW,,, foto studio gua sudah jadi………………………………………………………………….

Ga terlalu mengecewakan lah yachh… Tadinya gua sudah ga terlalu berharap…………… secara paginya kita capek di MangDu. Sampai di foto studio sudah ga fresh lagi. Truz gua masih merasa “kelebihan” dan belum berhasil menurunkan 1Kg pun :))
Ditambah lagi make up yang menurut gua lebih dewasa dari yang gua mau😛

Minggu kemarin waktu ambil,, ternyata Jonas’nya salah cetak. Yang digedein maunya yang foto mama papa berdua doang. Tapi kemarin yang digedein foto keluarga ber-4. Mereka sih cetak ulang lagi……………. tapi kan sayang foto gua ber-4 sudah bagus2 begitu yach… masa dihancurkan?

Akhirnya si David nego………………………. Sama si engkoh akhirnya dipotong ongkos cetaknya… dan kita cuma bayarin 120Rb aza ^^
Good………………………………………