Huuu… kenapa blog gua akhir2 ini isinya complain’an melulu? Ya JNE… ya CIMB Niaga!

ADA APA SIH ANTARA CIMB NIAGA DAN GUA?

Masa gua sampe harus complain-meng’complain 3 kali berturut2 begini😦

Yang ini… mengenai billing yang terlambat datang dan menyebabkan munculnya bunga + denda di billing berikutnya!
Juga mengenai cicilan Blackberry Onyx 2 gua yang ditagih full padahal seharusnya baru masuk ke cicilan ke-3, sehingga munculnya early settlement charge!
—> Biar gampang, kita sebutnya Billing 1 aza ya…

CASE CLOSE UNTUK KEMUDIAN ADA CASE BARU… BUNGA + DENDA + EARLY SETTLEMENT CHARGE sudah dihapus di billing berikutnya. Billing berikutnya ini gua terima melalui email, karena gua memang sudah daftarin email gua.
—> Biar gampang juga, kita sebutnya Billing 2 aza ya…

Jadi begini… di billing 1 yang terlambat itu, ada cicilan Blackberry Onyx 2 gua yang ditagih full. Karena gua ga pernah menghubungi CIMB Niaga untuk penagihan full tersebut, otomatis gua ga mau bayar donk ya. Gua minta CIMB Niaga koreksi. Memang dikoreksi… tapi karena gua ga bayar itu, muncul bunga!
Di billing 2 yang gua terima via email situlah… bunga’nya muncul! Hadohhhhh… mbok ya daripada bunga keterlambatan itu, mendingan BCL aza yang datang ‘dah… apalagi datengnya sambil bawa bubur ayam *lost-focus-saking-sebelnya*.

Lalu… setelah terima billing 2 itu, gua langsung telepon lagi ke CIMB Niaga. Dan karena proses penghapusan bunga perlu waktu… sementara billing gua ada jatuh tempo’nya… gua memutuskan untuk bayar dulu bunga sebesar Rp. 206,519.- tersebut.
Bukan apa2… gua pikir… bunga tersebut pasti dihapus… cuma… kalau dihapusnya setelah tanggal jatuh tempo pembayaran, pasti keluar lagi ‘dah bunga lainnya. Daripada bunga-berbunga-berbunga melulu dan waktu gua habis buat telepon2 melulu, mendingan gua bayar full dulu.

Keputusan yang bijaksana kan?😀

DAN KEMARIN… Tanggal 20 Desember’11, tau2 gua ditelepon lagi sama bagian penagihan CIMB Niaga! Intinya… ada tagihan gua yang belum gua bayar per tanggal jatuh tempo 12 Desember’11 kemarin.

Huuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa…
Again???

“Mbak… saya ga terima billing’nya!”

“Ibu Dessy silahkan konfirmasi ke 14041, Bu.”

Mantep ga tuh? Di suatu sore yang sibuk… gua kembali dial 14041 buat ngomongin masalah yang itu-itu juga. BILLING STATEMENT!

Complain’an gua diterima oleh Anda **eh ga yakin namanya siapa… ga jelas kedengerannya**.

“Mbak… saya mau tanya… katanya ada billing saya yang sudah jatuh tempo tanggal 12 Desember’11 kemarin?”

“Iya Bu… Untuk billing per tanggal cetak sekian…”

“Lah… saya ga terima billing’nya Bu!”
Aduh… empet ga sih ngurusin billing melulu.

Si Mbak cocok2an data sebentar… terus…
“Iya Bu… kalau saya lihat dari laporan pengirimannya di sini… MEMANG BELUM ADA PENGIRIMAN KE EMAIL IBU DESSY.

WHAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAATTTTTTTTTTTTTTTTTTTTTT????????????????????????????????

Tau ga… gua sampe bilang ke mbak’nya… waktu si mbak mau buatin laporan permintaan ulang billing.
“Mbak… itu sekalian ditulis bahwa dari CIMB Niaga memang belum kirim billing menurut data Mbak itu! Dan sekalian complain masalah BUNGA ya! Saya GA MAU BAYAR!”

Gua sadar kok… tidak terima billing bukan berarti bebas dari kewajiban membayar. Tapi gua ga mau bayar bunga-bunga-bunga’an pokoknya.

“Apa Ibu sudah daftarkan email Ibu? Ada ada perubahan email?”

“Lah… billing bulan sebelumnya masuk kok ke email saya. Email saya: th3sea@yahoo.co.id — tango-hotel-angka tiga-sierra-echo-alpha.”

“Iya bu, benar email itu yang ada pada kami.”

Haduuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuhhhhhhhhhhhh… cape ga sih? CAPE GA SIH?