Haloooo… akhirnya… tiba juga gua post yang panjangan dikit hehehe…

Puji Tuhan! Bulan Oktober’16 tahun lalu, gua dinyatakan sebagai salah 1 dari beberapa puluh member Total Swiss Indonesia yang qualified berangkat ke Taipei, buat hadir di acara Total Swiss Global Award Recognition Ceremony 2016. Acara dimana para leaders yang naik ke peringkat tertentu, dipersilahkan naik panggung buat terima penghargaan dan hadiah2 chencunyah 😀
Yaaa… biarpun gua belum termasuk dalam salah satu leaders yang naik panggung itu… paling ga, gua berhak atas transportasi dan akomodasi gratisan hehehe…

Dari Jakarta gua berangkat bareng mama, teman gua, dan sekitar 30 orang lainnya. Sebenarnya gua sudah tawarin David mau ikut ga. Kalau dia mau ikut, gua tinggal berjuang mati2an jualan pakai ID member dia… supaya dia qualified juga. Sayangnya dia ga mau dengan alasan cuti habis 😀

Gua juga tadinya agak ogah2an gimana gitu… antara mau2 ga, ga2 mau gitu. Secara dari buku itinerary-nya… ajegileeeeeee acaranya panjangggg dan lamaaaaaa. Dan gua sudah kebayang akan roaming international dalam hal bahasa selama di sana 😀
Gua sempat berpikir mau hibahin jatah gua ke salah 1 member qualified gua sebenarnya hahaha…
Tapi ga jadi deh… habis dipikir2, gua kan sudah kerja keras dan mati2an supaya bisa qualified di ID gua, ID mama gua, plus gua bantu ID teman gua itu. Masa iya disaat2 terakhir, gua malah mundur ga cantik 😀

Hari per hari selama di sana, nanti gua post berikutnya. Ini gua masih post pendahuluan hehehe…

Begitu gua dinyatakan qualified, gua langsung google2 gimana cara buat visa Taiwan. Dari website TETO, gua baca kalau WN Kamboja, India, Indonesia, Laos, Myanmar, Filipina, dan Vietnam, bisa buat visa online (disebutnya Sertifikat Otorisasi Perjalanan ROC) asalkan punya visa dari Australia, Kanada, Jepang, Korea Selatan, Selandia Baru, salah satu negara Schengen, Inggris, atau Amerika Serikat, baik yang masih berlaku, maupun yang sudah expired less than 10 years.

Kebetulan gua ada visa Jepang yang sudah expired 4 tahun lalu, dan emak juga ada visa Europe – Schengen expired. Ya sudah, coba2 melempar manggis, gua coba2 buat visa online.

Ternyata gampang banget buat visa online itu. Cuma isi data2 kita dan nomor visa rujukan, tinggal next2 dan langsung approved. Too good to be true kan? Masa gampang begini? Tanpa perlu upload2 dokumen pendukung, tanpa perlu datang ke kantor TETO sama sekali?

Glekkk… gimana kalau entar ternyata ga boleh masuk Taiwan? Terus ditendang pulang?

Kebetulan teman gua baru cerita kalau dia ditahan sama Imigrasi Singapore dan ga boleh masuk Singapore karena passport-nya kurang dari 6 bulan lagi expired. Biarpun beda antara Singapore dengan Taiwan, gua jadi kepikiran juga hahaha…

Mana pas tanya ke kantor Total Swiss, dijawab kalau visa rujukannya sudah expired, ga boleh lagi. Jiaaaaaaaaaaa… jadi galau gua. Apakah gua mau ikut yang lain bikin visa kayak biasa… bayar 700rb’an, ataukah gua nekat saja berangkat pakai visa online ini? Tapi akhirnya gua nekat juga… hehehe…

Setelah gua baca2 di group Backpacker International di FB, juga gua telepon ke kantor TETO hahaha… kurang niat apa coba.

Akhirnya gua berkesimpulan okelah berangkat!

Jawaban dari kantor TETO adalah, “Selama gua ga pernah bermasalah dengan Taiwan, ga pernah jadi TKW / TKI, ga pernah ada masalah keimigrasian, ya silahkan saja masuk Taiwan menggunakan visa online. Jangan lupa bawa tiket pulang dan visa rujukan gua!”

Brangkaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaat!

Dan untungggg gua ga ikutan buat visa normal. Nyatanya memang bisa kok masuk Taiwan dengan visa online itu. Lancar2 saja……………………..

To be Continue

Advertisements